Kamis, 13 September 2012

Topologi Jaringan Komputer ( 8 / 9 / 12 )



Topologi adalah cara pengaturan hubungan antar komputer dalam jaringan komputer. Beberapa contoh topologi jaringan komputer antara lain bus, mesh, token-ring, dan star



Jenis-Jenis Topologi Jaringan Komputer

Topologi Bus

Topologi jaringan bus banyak digunakan di awal perkembangan jaringan komputer karena relatif sederhana dibandingkan dengan topologi lainnya. Kabel yang digunakan adalah kabel koaksial dengan jarak jangkauan maksimum 185 meter.
Topologi bus menyediakan satu saluran untuk komunikasi semua perangkat, sehingga setiap perangkat harus bergantian menggunakan saluran tersebut. Dengan kata lain, hanya ada dua perangkat yang dapat berkomunikasi dalam suatu saat. Artinya, hanya satu komputer yang dapat mengirimkan data ke dalam jaringan hingga diterima oleh komputer yang dituju. Oleh karena itu, jumlah komputer sangat mempengaruhi kinerja jaringan. Semakin banyak jumlah komputer, semakin banyak pula komputer yang menunggu giliran untuk bisa mengirim data. Efeknya, unjuk kerja jaringan akan menjadi lambat.

Kelebihan Topologi Bus :
  • Biaya murah karena tidak membutuhkan peralatan hub/switch yang harganya mahal.
  • Hemat kabel.
  • Tata letak kabel sederhana.
  • Mudah dikembangkan ketika akan menambahkan komputer baru.
Kelemahan Topologi Bus :
  • Rentan akan kesalahan (error). Jika salah satu simpul jaringan rusak, semua komputer dalam jaringan menjadi tidak bisa diakses.
  • Tingkat kehandalannya paling rendah, sehingga tidak sesuai untuk jaringan dengan jumlah komputer yang banyak.
  • Kepadatan lalu lintas data di dalam jaringan tinggi.
  • Sulit mendeteksi kesalahan karena harus mengecek semua node di jaringan.
  • Diperlukan repeater (penguat data) bila menggunakan kabel yang cukup panjang
Gambar Topologi Bus pada Jaringan Komputer





Topologi Mesh

Topologi jala atau topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju

Kelebihan Topologi Mesh:
  • Mengatasi masalah kepadatan lalu lintas data
  • Proses pengiriman data antar link menjadi lebih cepat karena tidak melalui perantara
  • Kerusakan pada satu link tidak mengganggu link yang lain
  • Keamanan data terjamin karena dlkirim tanpa perantara.
  • Deteksi lokasi kerusakan mudah dilakukan.

Kelemahan Topologi Mesh: 
  • Memerlukan kabel yang panjang sehingga memerlu- kan waktu lama untuk memasangnya serta biaya yang relatif mahal.
  • Instalasi dan konfigurasi lebih sulit.
  • Banyaknya kabel akan menghabiskan banyak tempat/ruang.

ilustrasi topologi mesh
Gambar Topologi Mesh pada Jaringan Komputer



Topologi Token Ring

Topologi cincin atau topologi ring adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.

Kelebihan Topologi Ring :
  • Pemasangan dan pengaturannya relatif mudah karena setiap piranti (komputer hanya terhubung ke dua piranti lain. Untuk menambah atau mengurangi piranti hanya diperlukan pemindahan dua sambungan.
  • Deteksi kerusakan mudah dilakukan.
  • Hemat kabel
  • Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data ( Collision ), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data.
Kekurangan Topologi Ring :
  • Jaringannya bersifat terbatas akibat adanya batasan panjang lintasan lingkaran sehingga banyaknya piranti pun terbatas.
  • Jaringan bersifat rentan gangguan. Jika terjadi kerusakan pada salah satu segmen Jaringan, seluruh jaringan tidak dapat berfungsi dengan baik.
  • Pengembangan jaringan lebih kaku
  • Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus
  • Sulit mendeteksi kerusakan
  • Dapat terjadi Collision (dua paket data tercampur)


ilustrasi topologi ring
Gambar Topologi Token Ring pada Jaringan Komputer




Topologi Star

Topologi star atau topologi bintang adalah bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi star termasuk topologi jaringan dengan biaya murah.

Kelebihan Topologi Star :
  • Pemasangannya relatif Sangat mudah, karena setiap alat/ computer hanya membutuhkan satu port I/O
  • Deteksi kesalahan cukup mudah
  • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk
  • Tingkat keamanan termasuk tinggi
  • Kerusakan pada salah satu link tidak mempengaruhi sambungan yang lain, asalkan hub masih berfungsi baik.
  • Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
  • Akses kontrol terpusat.
  • Topologi jaringan yang paling fleksibel.
Kelemahan Topologi Star :
  • Sangat tergantung pada pengendali pusat (hub). Jika hub rusak, maka seluruh rangkaian akan terhenti.
  • Tidak mungkin dilakukan komunikasi langsung dari satu komputer ke komputer lain, karena semua transmisi harus melalui hub.
  • Boros pemakaian kabel
  • Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus dan ring.
  • Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat maka dapat menyebabkan jaringan lambat.
ilustrasi topologi star
Gambar Topologi Star pada Jaringan Komputer




Topologi Hierarki

Gambar Topologi Hierarki pada Jaringan Komputer


Berbentuk seperti pohon yang bercabang yang terdiri dari komputer induk ( Host ) yang di Switch kan dengan simpul atau node lain secara berjenjang, jenjang yang lebih tinggi lagi berfungsi sebagai pengatur kerja jenjang bawahnya, biasanya topologi ini digunakan oleh perusahaan besar atau lembaga besar yang mempunyai beberapa cabang daerah, sehingga data dari pusat bisa di distribusikan ke csbang sebaliknya.

Kelebihan Topologi Hierarki :
  • Data terpusat sehingga manajemen data lebih baikdan terkontrol
  • Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas


Kekurangan Topologi Hierarki :
  • Komputer dibawahnya tidak dapat dioperasikan apabila kabel pada komputer tingkat atasnya terputus
  • Dapat terjadi tabrakan file ( Collision )
2. Topologi Ring (Cincin) Mengapa disebut ring / cincin???? karena topologi ini susunannya berbentuk lingkaran. Pergerakan data pada topologi ini berputar pada suatu alat yang disebut hub, dan komunikasi data akan down jika salah satu titik mengalami problem. Untuk mengatasi kelemahan ini maka digunakanlah jaringan FDDI dengan cara mengirimkan data searah jarum jam, atau bisa juga dibuat bolak-balik jika salah satu komputer down masih bisa terhubung. Ciri-ciri Topologi Ring (Cincin) Node-Node dihubungkan secara sarial disepanjang kabel dengan arah memutar seperti jarum jam Peket-peket data dapat mengalir searah dari kiri atau kekanan sehingga mengurangi terjadinya collision (tabrakan) Kabel yang digunakan adalah kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6) Problem yang sering dialami hampir sama dengan Topologi Bus Kelebihan Topologi Ring Data mengalir dalam satu arah, jadi dapat mengurangi terjadinya collision Pengiriman data lebih cepat karena data mengalir searah dari kiri atau dari kanan server Waktu dalam mengakses data lebih optimal.

Read more at: http://blogku--inspirasiku.blogspot.com/2011/09/topologi-jaringan-komputer.html
© 2011 by BlogKu InspirasiKU Under Common Share Alike Atributi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar